Depan > Index Berita > Kunjungi Balita Stunting di Desa Ibul, Ini Kata Kepala BKKBN Babel
Kunjungi Balita Stunting di Desa Ibul, Ini Kata Kepala BKKBN Babel
Rabu, 21 Februari 2018

BKKBN.jpg

Kepala BKKBN Babel Etna Estelita bersama Camat Simpang Teritip saat mengunjungi balita kategori stunting di Desa Ibul, Bangka Barat, Rabu (21/2/2018).
 
Simpang Teritip – Kepala Perwakilan BKKBN Babel Etna Estelita, mengunjungi anak yang masuk katagori kekurangan gizi sehingga menyebabkan anak berperawakan pendek (stunting) di Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (21/2/2018).
 
Etna mengunjungi kediaman Maya Purmasari yang memiliki anak kembar Anseyu dan Ansiye yang berusia 16 bulan, dengan tinggi bayi ketika lahir 44 cm dengan berat 2.450 kg.
 
“Anak ini dilihat aktif, dia gak masuk kekurangan gizi sebetulnya, karena dia aktif, tetapi melihat tinggi dan berat badan waktu lahir memang dia masuk katagori stunting,” jelasnya di kediaman Maya.
 
Ia menyarankan, agar balita ini diberikan asupan gizi yang memadai sebelum usia dua tuhun untuk mengejar ketertinggalan tinggi dan berat badan.
 
Balita lain, Rizki Pratama (4,5 tahun), memang terlihat mengalami kekurangan gizi, karena tidak terlalu aktif, pemalu, berat badan hanya 11 kg.
 
Dalam kunjungan ini, Etna menyarankan agar para ibu meluangkan waktu untuk membawa anak ke posyandu dan memenuhi asupan gizi anak, memperhatikan pola makan dan pola asuh.
 
“Kedepan nanti akan banyak bantuan dan program untuk mengatasi gizi buruk ini, mudah-mudahan nanti bisa ditangani,” pungkasnya.